Tampilkan postingan dengan label Program. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Program. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 Juli 2011

Program dasar C++ Mencari Nilai Pemfaktoran dari Nilai n

Program:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>


class faktorial{
 

public:
      void masukan();
      void hasil();
 
private:
int x;
};
    void faktorial::masukan(){
    cout<<"Mencari nilai faktorial"<<endl;
    cout<<"Masukkan bilangan: ";
    cin>>x; 
    }
    
    void faktorial::hasil(){
    for(int i=2;i<=x;i++) {
    if(x%i==0) {
    cout << i << " x ";
    x/=i;
    i--;
   }}
   }
int main(){
faktorial x;
x.masukan();
x.hasil();
getch ();
}

Kamis, 30 Juni 2011

Algoritma dan Program Mencari Nilai FPB

Algoritma :
Deklarasi
x, y, r    : integer
Deskripsi
read x
read y
r <- x mod y
while (r <- not 0) then
x <- y
y <- r
r <- x mod y
end while
write y


Program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class fpb{
public:
void masukan();
void proses();
private:
int x,y,r;
};
void fpb::masukan(){
cout<<"Mencari nilai FPB\n";
cout<<"Masukkan bilangan pertama : ";
cin>>x;
cout<<"Masukan bilangan kedua : ";
cin>>y;
}
void fpb::proses(){
r=x%y;
while (r!=0){
x=y;
y=r;
r=x%y;
}
cout<<"Faktor Persekutuan Terbesar : "<<y;
}
int main(){
fpb x;
x.masukan();
x.proses();
getch();
return 0;
}

Program Menentukan simpul graff

 Program:

#include <cstdlib>
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main(){
int banyak;
int sisi=0;
char A[10];
cout<<"Inputkan Banyak Simpul: ";
 cin>>banyak;
for (int i=0; i<banyak; i++){
cout<<"Inputkan simpul ke: "<<i+1<<" : ";
 cin>>A[i];
}
cout<<"sisi :"<<endl;
for (int i=0; i<banyak; i++){
for (int j=i+1; j<banyak; j++){
cout<<A[i]<<A[j];
cout<<endl;
sisi=sisi+1;
}}
cout<<"Jumlah Sisi: "<<sisi;
getch();
}


Penjelasan Dari Program Di Atas Adalah:

Jika Inputan Awal yang anda masukan  saat di minta 6,
maka ada 6 simpul, dan kemudian simpul tersebut akan di hubungkan satu sama lain,
Misalnya kita menginputkan Sipul A, B, C, D, E, F.
Hasil outputnya akan seperti ini: AB, AC, AD,AE, AF, BF, BE, BD, BC, CF, CE, CD, DE, DF, EF.
Hasil Output di atas merupakan jumlah Sisi, Yang terhubung antara Simpul satu dengan simpul yang lain dari inputan A,B,C,D,E,F tadi.
Seperti Gambar di bawah ini:


Penjelasan Dari gambar tersebut:
A memiliki derajat 4 yaitu dari simpul B,C,D,E,F.
Begitu seterusnya sampai simpul F, memiliki derajat yang sama seperti simpul A.
Namun A memiliki 5 sisi yaitu AF,AE,AD,AC,AB.
Dan B memiliki 4 sisi karna sisi A ke B, sudah terbentuk di Simpul A, simpulnya yaitu BF, BE,BD,BC, dan seterusnya begitu.
Simpul C memiliki 3 sisi, yaitu ke simpul F,E, dan D.
Simpul D memiliki 2 sisi yaotu ke simpul D dan E.
Simpul memiliki 1 sisi saja yaitu ke simpul E.
Dan F tidak memiliki sisi, karna sisinya sidah terbentuk di simpul simpul A,B,C,D, dan E.

Program Permutasi dari n Unsur

Algoritma :
Mulai
Masukkan n
Masukkan r
Jika n < r, maka tampilkan “r tidak boleh lebih besar dari n”
Jika tidak, nfak=1, nrfak=1
Untuk i=n sampai i lebih besar dari 0, nfak=nfak*i, i-1
Untuk i=n-r sampai i lebih besar dari 0, nrfak=nrfak*i, i-1
p=nfak/nrfak
Tampilkan p
Selesai


Program:
#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main(){
int n, r;
int nfak=1, nrfak=1;
cout<<"MENCARI PERMUTASI"<<endl;
cout<<"----------------------------------"<<endl;
cout<<"----------------------------------"<<endl;
cout<<"Masukkan n : ";
cin>>n;
cout<<"Masukkan r : ";
cin>>r;                                 //r tidak boleh lebih besar dari n unsur
while (n<r){
cout<<"\nr tidak boleh lebih besar dari n";
cout<<"\nMasukkan n : ";
cin>>n;
cout<<"Masukkan r : ";
cin>>r;}
for(int i=n; i>0; i--){       //perulangan n faktorial
nfak=nfak*i;}
for(int i=n-r; i>0; i--){     //perulangan n-r faktorial
nrfak=nrfak*i;}
cout<<"\nPermutasi r dari n unsur : "<<nfak/nrfak;          //rumus permutasi
 getch();
}

Algoritma dan Program Mencari Kombinasi dari n Unsur

Algoritma :
Mulai 
Masukkan n
Masukkan r
Jika n < r, maka tampilkan “r tidak boleh lebih besar dari n”
Jika tidak, nfak=1, nrfak=1, rfak=1
Untuk i=n sampai i lebih besar dari 0, nfak=nfak*i, i-1
Untuk i=n-r sampai i lebih besar dari 0, nrfak=nrfak*i, i-1
Untuk i=r sampai i lebih besar dari 0, rfak=rfak*i, i-1
k=nfak/rfak*nrfak
Tampilkan k
Selesai

Programnya Di ambil dari Algoritma di atas sebagai berikut:

#include <iostream>
#include <conio.h>
using namespace std;
int main(){
int n, r;
int nfak=1, rfak=1, nrfak=1;
cout<<"MENCARI KOMBINASI DARI FAKTORIAL"<<endl;
cout<<"Ingat bahwa n Harus Lebih Besar dari r"<<endl;
cout<<"Inputkan n : ";
cin>>n;
cout<<"Inputkan r : ";
cin>>r;  
while (n<r){
cout<<"\nr tidak boleh lebih besar dari n";
cout<<"\nMasukkan n : ";
cin>>n;
cout<<"Masukkan r : ";
cin>>r;
}
for(int i=n; i>0; i--){
nfak=nfak*i;}
for(int i=n-r; i>0; i--){
nrfak=nrfak*i;}
for(int i=r; i>0; i--){
rfak=rfak*i;}
cout<<"\nKombinasi r dari n unsur : "<<nfak/(rfak*nrfak)
getch();
}

Perkalian Himpunan

Program:

#include <cstdlib>
#include <iostream>
#include <string>
using namespace std;
int main(){
int jumlahA, jumlahB;
string A[10],B[10];
cout<<"Masukkan banyak himpunan Pertama : ";
cin>>jumlahA;
cout<<"Masukkan banyak himpunan Kedua : ";
cin>>jumlahB;
cout<<endl;
cout<<"Himpunan Pertama = ";
for(int i=0; i<jumlahA; i++){
cin>>A[i];}
cout<<endl;
cout<<"Himpunan Kedua = ";
for(int j=0; j<jumlahB; j++){
cin>>B[j];}
cout<<endl;
cout<<"Himpunan Pertama = {";
for(int i=0; i<jumlahA; i++){
cout<<A[i]<<",";}
cout<<"}";
cout<<endl;
cout<<"Himpunan Kedua = {";
for(int j=0; j<jumlahB; j++){
cout<<B[j]<<",";}
cout<<"}";
cout<<endl;
cout<<"Himpunan Pertama x Himpunan Kedua = {";
for(int i=0; i<jumlahA; i++){
for(int j=0; j<jumlahB; j++){
cout<<"("<<A[i]<<",";
cout<<B[j]<<"),";}}
cout<<"}";
system("PAUSE");
return EXIT_SUCCESS;}

Program Menentukan Matriks Simetris

Program:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
int main(){
int b, k, matriks[10][10];
cout<<"Masukkan banyak  baris : ";
cin>>b;
cout<<"Masukkan banyak  kolom : ";
cin>>k;cout<<"\n";
cout<<"Merupakan matrik ("<<b<<"x"<<k<<")"<<endl;
for(int i=0; i<b; i++){
for(int j=0; j<k; j++){
cout<<"Masukkan baris "<<i+1<<" kolom "<<j+1<<" : ";
cin>>matriks[i][j];}}
for(int i=0; i<b; i++){
for(int j=0; j<k; j++){
cout<<matriks[i][j]<<" ";}
cout<<endl;}
if ((matriks[0][1]==matriks[1][0])&&(matriks[0][2]==matriks[2][0])&&(matriks[1][2]==matriks[2][1]))
{cout<<"Merupakan Matrik ("<<b<<"x"<<k<<")"<<" Yang SIMETRIS";}
else{
cout<<"\nMerupakan Matrik("<<b<<"x"<<k<<")"<<" Tidak SIMETRIS";}
getch();
return 0;

}
 

Algoritma dan Program Menentukan KPK

Algoritma:
  
Deklarasi:
x     : integer
y     : integer
hasil : integer

Deskripsi:
read x
read y
hasil=0
for (int i=1;i<=y;i++)
hasil=hasil+x
if (hasil mod y = 0)
write hasil
return
end


Program:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class kpk{
public:
void masukan();
void proses();
private:
int x,y,hasil;};
void kpk::masukan(){
cout<<"Mencari nilai KPK\n";
cout<<"Masukkan bilangan ke-1: ";cin>>x;
cout<<"Masukkan bilangan ke-1: ";cin>>y;
}
void kpk::proses(){
hasil=0;
for (int i=1; i<=y; i++) {
hasil=hasil+x;
if (hasil%y==0) {
cout<<"KPK dari "<<x<<" dan "<<y<<" adalah "<<hasil;
return;}
}
}
int main(){
kpk x;
x.masukan();
x.proses();
getch ();
}

Penjelasan dari program di atas adalah:
 
KPK adalah kelipatan persekutuan terkecil atau lebih mudahnya bilangan terkecil yang dapat dibagi oleh 2 bilangan yang di inginkan.
Program di atas adalah program untuk mencari nilai KPK dari dua buah Inputan atau dua bilangan
for yang berisi i sama dengan 1, dan 1 lebih kecil dari y, dan jangan lupa memberi nilai hasil sama denggan 0 karna akan selalu di tambah dengan x.
Selanjutnya nilai hasil yang sudah di tambah dengan x, akan di modkan(di cari sisa hasil baginya) dengan nilai y, jika nilai yang dihasilkan bukan 0 maka program akan terus mencari sampai dihasilkan 0, walaupun sudah dihasilkan 0 proses ini akan terus dilanjutkan untuk itu kita guna nilai return untuk mengembalikan nilai hasil.

Utuk memperjelas silahkan coba program di atas.

Menulis Text C++ ke dalam File(.txt)

Program:

#include <iostream.h>
#include <fstream.h>
#include <conio.h>
void main()
{
ofstream textbaru;
textbaru.open("D:/example.txt");
textbaru<<"Ini adalah contoh program menuliskan teks ke dalam file"<<endl;
textbaru<<"Teks yang kita ketikkan disini nantinya akan disalin ke file example.txt"<<endl;
textbaru<<"Apabila kita belum membuat file example.txt, maka file tersebut  akan otomatis dibuat"<<endl;
textbaru<<"sekian untuk contoh kali ini"<<endl;
textbaru.close();
getch();
}


Program di ataa merupakan program untuk membuat document dalam bentuk (.txt) atau notepad.
textbaru.open("D:/example.txt"); // (ini mrupakan nama dan sekaligus tempat dari file yang akan kita buat).
textbaru<<"Ini adalah contoh program menuliskan teks ke dalam file"<<endl; //(Di sini merupakan isi dari file yang akan kita buat tersebut)

Untuk memperjelas silahkan coba saja code program tersebut.

Algoritma dan Pemograman Menentukan Bilangan Terbesar Dan Terkecil.

Program:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class Banding {
friend istream& operator>>(istream&, Banding&);
friend ostream& operator<<(istream&, Banding&);
public:
Banding() {};
void bandingkan() {
if (A > B)
cout << "\nBilangan terbesar : " << A<<endl;
else
cout << "\nBilangan terbesar : " << B<<endl;
if(A<B)
cout<<"bilangan terkecil : "<<A<<endl;
else
cout<<"bilangan terkecil : "<<B<<endl;
cout<<"jumlah semuanya adalah = "<<A+B<<endl;}
private:
int A, B;
};
istream& operator>>(istream& in, Banding& bilangan){
cout <<"masukan bilangannya \n";
cout << "Bilangan pertama  = ";
in >> bilangan.A;
cout << "Bilangan kedua    = ";
in >> bilangan.B;
return in;
};
ostream& operator<<(istream&, Banding&bandingkan);
void bandingkan();
main() {
Banding bilangan;
cin >> bilangan;
bilangan.bandingkan();
getch();
return 0;

}

Penjelasan dari program di atas adalah:

Menentukan Inputan User sebagai bilangan terkecil atau terbesar, desain program di atas yaitu dengan menginputkan 2 bilangan, Bilangan pertama dan bilangan ke dua,
Setelah kita menginputkan bilangan tersebut, maka inputan dari user akan di di proses dan di bandingkan dari inputan pertama dan ke dua tersebut mana yang terbesar dan terkecil, silahkan Jalankan saja program di atas untuk memehami lebih detail, trimakasih.

Program Class C++ Mengkonfrensi Suhu. Part2

Programnya: 

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class suhu {
friend istream& operator>>(istream&, suhu&);
public:
suhu() {};
void bandingkan() {
cout<<"celcius = reamur : "<<4/5.0*x<<endl;
cout<<"celcius = fahrenheit : "<<9/5.0*x+32<<endl;
cout<<"celcius = kelvin : "<<x+273<<endl;}
private:
int x;
};
istream& operator>>(istream& in, suhu& bilangan){
cout << "masukan suhu derajat celcius  = ";
in >> bilangan.x;
return in;
};
main() {
suhu bilangan;
cin >> bilangan;
bilangan.bandingkan();
getch();
return 0;
}
 Penjelasannya:
 
Mengkonfrensi suhu dari selsius ke Reamur, Kelfin, dan Fahencheit.
Dengan Desain Menginputkan angka yang sudah di tetapkan dalam program sebagai satuan suhu Celcius.
dan dari data dalam satuan celsius tersebut akan di konfrensikan ke 3 suhu sekaligus.
Untuk mengubah ke Reamur inputan akan dikali 4/5 atau mis x inputan dan R(reamur) outputnya maka R=x*4/5.
Untuk mengubah ke Fahenheit   Inputan akan dikali 9/5 mis outpunya F(farhenheit) maka F=x*9/5+32.

Dan trakhir untuk mengubah ke Kelfin inputan tersebut hanya akan di tambahkan 273 saja, misal K(kelfin) maka K=x+273

Program Class C++ Menggunakan switch, case.

Berikut Programnya:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class Kalender {
friend ostream& operator<<(ostream&, Kalender&);
friend istream& operator>>(istream&, Kalender&);
public:
Kalender() {};
void adalah();
private:
int hari_ke;
char *hari;
};
void Kalender::adalah() {
switch (hari_ke) {
case 1:  hari = "Senin"; break;
case 2:  hari = "Selasa";break;
case 3:  hari = "Rabu";  break;
case 4:  hari = "Kamis"; break;
case 5:  hari = "Jum'at";break;
case 6:  hari = "Sabtu"; break;
default: hari = "Minggu";break;
}}
istream& operator>>(istream& in, Kalender& masukan) {
cout << "Masukkan hari ke-";
in >> masukan.hari_ke;
return in;}
ostream& operator<<(ostream& out, Kalender& keluaran) {
out << "Hari ke- " << keluaran.hari_ke  << " adalah "
<< keluaran.hari << endl;
return out;}
main() {
Kalender tanggal;
cin >> tanggal;
tanggal.adalah();
cout << tanggal;
getch();
return 0;
}

Penjelasannya:

Dalam program tersebut kita tentukan terlebih dahulu outputnya yang sudah di kombinasikan dengan angka 1 sampai 7, jika kita menginputkan bilangan lebih dari 7 misalnya 8 atau 12 makan hasil outputnya adalah Minggu, karna tidak di beri batasan dalam penginputan bilangan, maka yang di tampilkan bilangan yang sudah di kombilasikan di awal dan bilangan terbesar.
Ketentuan yang sudah di inputkan dari program adalah: input 1=senin, 2=selasa, 3=rabu, 4=kamis, 5=jumat, 6=sabtu, 7=minggu.

Program Class Menggunakan Fungsi Jika (if)

Programnya:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class Nilai {
friend ostream& operator<<(ostream&, Nilai&);
friend istream& operator>>(istream&, Nilai&);
public:
Nilai() {};
void konversikan() {
if ((nilai > 0) && (nilai <= 20))
nilai_huruf = 'E';
else if ((nilai > 20) && (nilai <= 40))
nilai_huruf = 'D';
else if ((nilai > 40) && (nilai <= 60))
nilai_huruf = 'C';
else if ((nilai > 60) && (nilai <= 80))
nilai_huruf = 'B';
else nilai_huruf = 'A';}
private:
int nilai;
char nilai_huruf;
};
istream& operator>>(istream& in, Nilai& masukan) {
cout << "Masukkan nilai angka = ";
in >> masukan.nilai;
return in;
};
ostream& operator<<(ostream& out, Nilai& keluaran) {
out << "Nilai angka : " << keluaran.nilai << endl;
out << "Nilai huruf : " << keluaran.nilai_huruf<<endl;
return out;}
main() {
Nilai angka;
cin >> angka;
angka.konversikan();
cout << angka;
getch();
return 0;
}

Penjelasan Dari program di atas:

Menentukan dari inputan 1-100, sebagai pengonfrensi ke nilai Huruf.
Yaitu sama dengan swith case, yang sudah di tentukan nilainya di dalam program,
Cara kerjanya dengan menginputkan nilai angka yang di dapat, yang kemudian akan di proses dengan jika nilai 0 sampai 20 hasil uotputnya adlah E,
Kemudian jika nilai angka samadengan 20 sampai 40 outputnya adalah D,
Jika nilai angka =40 sampai 60 outputpunya C,
Dan jika nilai angka =60 sampai 80 outputnya adalah B,
Dan yang terakhir jika nilai angka =80  lebih maka nilainya atau outputnya A,
Sama dengan prosedur swith case.

Memangkatkan Bilangan (n), Dan Pangkat Berupa Inputan

Berikut Adalah Programnya:
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
class pangkat {
friend istream& operator>>(istream&, pangkat&);
public:
pangkat() {};
void bandingkan() {
cout<<"mau dipangkatan berapa : ";
cin>>y;
p=1;
for(i=1;i<=y;i++)
p=p*x;
cout<<"pangkat = "<<p<<endl;
}
private:
float x,y,i,p;
};
istream& operator>>(istream& in, pangkat& bilangan){
cout<<"menghitung hasil perpangkatan\n";
cout<<"tulis sebuah bilangan : ";
in >> bilangan.x;
return in;
};
main() {
pangkat bilangan;
cin >> bilangan;
bilangan.bandingkan();
getch();
return 0;
}

Penjelasannya:

Yaitu menentukan bilangan yang di pangkatkan,
Dengan desain prgram inputan nya dua:
Inputan pertama Bilangan yang akan di pangkatkan:
Inputtan Ke dua Bilangan pangkat.

Setelah minginputkan bilangan yang akan di pangkatkan, kita akan menginputkan dari bilangan yang sudah kita inputkan sebelumnya  yang akan di pangkatkan akan di pangkatkan di inputan ke dua ini(karna bilangan ke dua sebagai bilangan pangkat.
Misal inputan pertama x dan inputan ke dua y, maka x akan di kalikan sebanyak x dan y kali.
Dengan rumus Program

  1. p=1;
  2. for(i=1;i<=y;i++)
  3. p=p*x;
Tentunya Rumus tersebut sudah di deklarasikan di awal program.
Jika kurang paham dengan penjelasan ini, silahkan copy kode program di atas,
Dengan mencobanya mingkin anda dapat lebih mengerti.

Perulangan Sebanyak Input(n), Dan Mencari Nilai Terbesar Dari Input(n)

Berikut Programnya:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <math.h>
class datal{
public:
datal(){};
void masuk_data(int[],int);
float std(const int[],int,float);
int maksimum2(int,int);
int maksimum(int[],int );
};
void datal::masuk_data(int a[],int n){
int i;
for(i=0;i<n;i++){
cout<<"data ke- "<<i+1<<" : ";
cin>>a[i];}
}
int maksimum2(int a,int b){
if(a>b)return(a);
else return(b);}
int maksimum(int data[],int n){
int i,temp;
temp=data[0];
for(i=1;i<n;i++)
temp=maksimum2(temp,data[i]);
return(temp);}
main(){
datal l;
int n;
int bilangan[10];
cout<<"masukan banyak data : ";
cin>>n;
l.masuk_data(bilangan,n);
cout<<"nilai tebesar : "<<maksimum(bilangan,n)<<endl;
getch();
return 0;
}
Penjelasannya:

Desainnya kita akan menginputkan bilangan misalnya x
selanjutnya kita akan menginputkan lagi bilangan sebanyak x tersebut.
setelah inputan sebanyak x kita inputkan bilangannya, maka akan di proses untuk di cari bilangan terbesar dari inputan sebanyak x yang kita inputkan tadi.

Misal inputan 3, selanjutnya anda di minta menginputkan angka sebanyak 3, dan inputan sebanyak 3 tersebut akan di proses untuk di cari bilangan terbesarnya, tentu dari inputan sebanyak 3 tadi.
Dan seterusnya.......

Menggabungkan Bilangan

Programnya sebagai berikut:

#include <iostream.h>
#include <conio.h>
#include <string.h>
class gabung{
friend ostream& operator<<(ostream&,gabung&);
friend istream& operator>>(istream&,gabung&);
public:
void kata();
private:
char kata1[10];
char kata2[19];
};
istream&operator>>(istream&in,gabung&x){
cout<<"\nmasukian bilangan 1 :";
in>>x.kata1;
cout<<"masukan bilangan 2 :";
in>>x.kata2;
x.kata();
return in;}
ostream&operator<<(ostream& out,gabung&x){
out<<"hailnya :"<<x.kata1<<endl;
return out;}
void gabung::kata(){
strcat(kata1,kata2);
cout<<"kata gabungan : "<<kata1<<endl;}
void main(){
gabung a;
cin>>a;
cout<<a;
getch();
}

Penjelasannya adalah:

Di program ini kita akan menggabungkan 2 bilangan dari inputan yang sudah di in putkan.
Misalnya inputan pertama 5
dan inputan ke dua 8
Maka outputnya adalah 58, karna sudah di eksekusi dengan rumus program in>>x.kata1;  in>>x.kata2;  x.kata();

Untuk memperjelas silahkan coba saja program di atas.

Program menentukan Tahun Kabisat

Algoritma:

Deklarasi:
t : integer

Deskripsi
if(t mod 4 =0)
then
write(kabisat)
else
write(bukan kabisat)
end if
end


Programnya:

#include <iostream.h>
#include <string.h>
#include <conio.h>
class Kabisat{
private:
int l;
char tahun[4];
public:
Kabisat();
void hitungKabisat();
friend istream &operator >> (istream &in, Kabisat &);
friend ostream &operator << (ostream &out, Kabisat &);};
int main(){
Kabisat n;
cin >>n;
cout<<n;
system ("pause");
return EXIT_SUCCESS;}
Kabisat::Kabisat(){
cout <<"Menentukan Tahun Kabisat"<< endl;}
void Kabisat::hitungKabisat(){
if ( l % 4 != 0)
strcpy(tahun,"Bukan Tahun kabisat");
else
strcpy(tahun,"tahun kabisat");}
istream &operator >> (istream &in, Kabisat &masukan){
cout<<"Lukman Reza Memasukan tahun : " ;
in>>masukan.l;
return in;}
ostream &operator<<(ostream &out, Kabisat &tampil){
tampil.hitungKabisat();
out<<tampil.l<<"  "<<tampil.tahun<<endl;
return out;
}
Penjelasannya:
Menentukan tahun kabisat, di sini maksud dari tahun kabisat adalah tahun yang habis di bagi 4, tahun yang tidak habis di bagi 4 maka bukan tahun kaisat misalnya I sebagai tahin maka prosesnya  if ( l % 4 != 0).

Program Simulasi Pembelian BBM

Program:

#include <cstdlib>
#include <iostream>
using namespace std;
class SPBU{
friend ostream& operator<<(ostream&, const SPBU&);
friend istream& operator<<(istream&, SPBU&);
public:
void pilihan_liter();
void pilihan_uang();
void solar();
void premium();
void pertamax();
private:
int a,b,c;
int liter,uang;
int jumlah;
char p;
};
void SPBU::solar(){
a=4500;
cout<<"solar: "<<a<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"+             Menu Pilihan              +"<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"1. Satuan Liter"<<endl;
cout<<"2. Satuan uang"<<endl;
cout<<endl;
}
void SPBU::premium(){
b=4500;
cout<<"premium    : "<<b<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"+             Menu Pilihan              +"<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"1. Satuan Liter"<<endl;
cout<<"2. Satuan uang"<<endl;
cout<<endl;
}
void SPBU::pertamax(){
c=9000;
cout<<"pertamax    : "<<c<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"+             Menu Pilihan              +"<<endl;
cout<<"========================================="<<endl;
cout<<"1. Satuan Liter"<<endl;
cout<<"2. Satuan uang"<<endl;
cout<<"masukkan jumlah liter: "<<endl;
cin>>liter;
jumlah=liter*9000;
cout<<"total yang harus di bayar: "<<jumlah;
cout<<endl;
}
void SPBU::pilihan_liter(){
cout<<"masukkan jumlah liter: ";
cin>>liter;
jumlah=liter*4500;
cout<<"total yang harus dibayar: Rp. "<<jumlah;
cout<<endl;
}
void SPBU::pilihan_uang(){
cout<<"masukkan jumlah uang: ";
cin>>uang;
jumlah=uang/4500;
cout<<"jumlah yang anda peroleh: "<<jumlah<<" liter ";
cout<<endl;
}
int main(){
SPBU X;
cout<<"================================================="<<endl;
cout<<"+          SELAMAT DATANG DI SPBU KAMI          +"<<endl;
cout<<"+                Daftar Harga BBM               +"<<endl;
cout<<"================================================="<<endl;
cout<<endl;
int p;
cout<<"Pilih jenis bbm yang anda inginkan: "<<endl;
cout<<endl;
cout<<"1. Solar"<<endl;
cout<<"2. Premium"<<endl;
cout<<"3. Pertamax"<<endl;
cout<<endl;
cin>>p;
switch(p){
case 1: X.solar();
cout<<endl;
cout<<"pilih: ";
cin>>p;
switch(p){
case 1:X.pilihan_liter();
break;
case 2:X.pilihan_uang();
break;
default: cout<<"pilihan anda salah";
break;
}
break;
case 2: X.premium();
cout<<"pilih : ";
cin>>p;
switch(p){
case 1:X.pilihan_liter();
break;
case 2:X.pilihan_uang();
break;
default: cout<<"pilihan anda salah";
break;
}
break;
case 3: X.pertamax();
cout<<"pilih : ";
cin>>p;
switch(p){
case 1:X.pilihan_liter();
break;
case 2:X.pilihan_uang();
break;
default: cout<<"pilihan anda salah";
break;
}
break;
default: cout<<"maaf pilihan yang anda masukkan salah";}
cout<<endl<<endl;
system("PAUSE");
system("cls");
return main();
}



Penjelasannya:

Yang Pertama kita memilih Jenis BBM yang sudah di tentukan dalam program sebelumnya.
1. Solar
2. Premium
3. Pertamax

Setelah kita memilih maka akan ada 2 inputan lagi yang di minta
1.Memebeli BBM dengan satuan Uang
2.Membeli bbm dengan satuan Liter

Setelah inputan tersebut maka akan di proses dengan Menggunakan rumus yang sedah di tentukan.

Program standar input output data

Program:

#include   <stdio>
void main(){
char nama[20];
int umur;
cout<<"Masukkan nama panggilan : ";
cin>>nama;
cout<<"Berapa umurmu: " ;
cin>>umur;
cout<<"Namaku adalah: "<<nama<<'\n';
cout<<"Umurku  :"<<umur<<'\n';
}

Penjelasan dari program diatas adalah:
  • char nama[20] dan int umur; adalah tipe data yang digunakan ,dan juga dibatasi jumlah huruf yang dimasukkan maksimal 20 karakter.
  • cout<<"Masukkan nama panggilan : "; digunakan untuk menampilkan pernyataan disebelah kanan cout pada layar komputer.
  • cin>>nama; digunakan untuk memasukkan data nama ke dalam program.
  • cout<<"Berapa umurmu : "; untuk menampilkan pernyataan output ke layar monitor.
  • cin>>umur; digunakan untuk memasukkan data umur ke dalam program.
  • cout<<"Namaku dalah: "<<nama<<'\n'; untuk menampilkan  hasil ouput nama yang datanya sudah di
  • cout<<"Umur  :"<<umur<<'\n'; untuk menampilkan  hasil ouput nama yang datanya sudah di masukkan ke program melalui pernyataan cin. 
  • getch digunakan untuk menampilkan hasil output pada layar.

Penjelasan dasar program java

Program Dasar:

class test
{
public static void main(String args[])
{
System.out.println("selamat datang di program java");
}
}

Penjelasan dari Program dasar di atas:
  • “selamat datang di program java” merupakan perintah yang di inputkan  dari dalam program.
  • Tanda { dan } bahwa program yang berada di dalam tanda tersebut merupan bagian dari class.
  • Lalu coding " public static void main (String args[])" yaitu mendeklrasikan suatu method dengan nama main .
  • Method main() akan dipanggil dari luar oleh runtime java pada saat program akan dieksekusi sehingga access specifiernya harus menggunakan public.